Space.com, Rabu (21/10/2009) melansir, sama seperti kebanyakan hujan meteor lainnya, kedatangan Orionid juga disebabkan oleh partikel yang berhubungan dengan komet, dalam hal ini komet yang dimaksud adalah komet Halley yang amat terkenal.
NASA memperkirakan, hujan meteor Orionid akan menyambangi Bumi pada Rabu (22/10/2009) waktu setempat. Orionid merupakan salah satu meteor terbesar dan paling terang yang hadir tahun ini.
Namun sayangnya belum diketahui apakah hujan meteor ini akan juga menyambangi wilayah Indonesia atau tidak. Jika Indonesia juga disambangi maka meteor tersebut akan terlihat pada Rabu malam nanti.
"Saat terjadi hujan meteor, umumnya terdeteksi sekira 20 hingga 30 meteor per jam. Fenomena ini bisa dilihat dari mana saja. Namun yang paling jelas adalah dengan memandang ke arah rasi Orion. Itu sebabnya hujan meteor ini disebut hujan meteor Orionid. Atau untuk lebih mudah, arah rasi Orion itu berarti melihat ke arah tenggara," terang Taufik kepala Observatorium Astronomi Boscha.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar
Poskan Komentar